Tangselmu.id
  • Beranda
  • Berita Terkini
    • Seputar Tangsel
    • Seputar Banten
    • Nasional
    • Pendidikan
    • Politik
    • Hukum & kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan
    • Lifestyle
  • Info PDM Tangsel
    • Kajian Bulanan
    • Program Kerja
    • Kegiatan PCM & PRM
  • Info Persyarikatan
    • Kabar PP
    • Aisyiyah
    • Kabar PWM Banten
    • Ortom
    • Daerah
  • Tokoh
  • Kata Pakar
  • Opini
  • E-Library
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Terkini
    • Seputar Tangsel
    • Seputar Banten
    • Nasional
    • Pendidikan
    • Politik
    • Hukum & kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan
    • Lifestyle
  • Info PDM Tangsel
    • Kajian Bulanan
    • Program Kerja
    • Kegiatan PCM & PRM
  • Info Persyarikatan
    • Kabar PP
    • Aisyiyah
    • Kabar PWM Banten
    • Ortom
    • Daerah
  • Tokoh
  • Kata Pakar
  • Opini
  • E-Library
No Result
View All Result
Tangselmu.id
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Terkini
  • Info PDM Tangsel
  • Info Persyarikatan
  • Tokoh
  • Kata Pakar
  • Opini
  • E-Library

Rektor UMJ: Nilai Pancasila Belum Hadir di Kehidupan Berbangsa

by Fajar Sulistiyo
1 Juni 2024
in Nasional
A A
Rektor UMJ: Nilai Pancasila Belum Hadir di Kehidupan Berbangsa

Rektor UMJ Prof. Ma'mun Murod, M.Si.

Kelahiran Pancasila menjadi awal terbentuknya sebuah tatanan negara yang berdasar nilai-nilai luhur dari kelima sila. Pancasila sebagai ideologi dan falsafah bernegara juga telah ditegaskan berkali-kali oleh organisasi-organisasi Islam besar seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.

Penyebutan Pancasila juga sempat mengalami perdebatan. Sebagian menyebut atau menyetarakan Pancasila sebagai ideologi pada masa Orde Baru. Menurut Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., sebenarnya pada masa itu pun penyebutannya sebatas azaz.

Ma’mun menjelaskan, perihal penyebutan Pancasila yang sempat diperdebatkan pada masa Orde Baru bukan lagi hal terpenting. Ada hal lain yang lebih penting untuk dilakukan dalam memaknai kelahiran Pancasila.

BacaJuga

Jelang Sidang Tanwir HW 2026, UM Metro Siap Jadi Pusat Konsolidasi Nasional

Harus Jadi Produsen Informasi, Dadang Kahmad Ajak Media Kuasai Ruang Digital

Gelar Jambore ke-3, MPI PP Ajak Media Afiliasi Muhammadiyah Kuatkan Peran AfiliasiMU di Era Digital

Guru Besar Ilmu Politik UMJ ini menyatakan, “Hal terpenting justru sekarang ini bagaimana nilai-nilai Pancasila bisa dihadirkan secara riil dalam konteks kehidupan bernegara, bermasyarakat, dan kehidupan-kehidupan di wilayah publik.”

Nilai Pancasila yang riil itu tergambar dari kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ma’mun tegas menyatakan, produk kebijakan dan peraturan-peraturan turunannya, tidak boleh menabrak nilai-nilai Pancasila.

“Kalau kita kritisi, itu terlalu banyak produk perundang-undangan yang menabrak Pancasila. Ini yang harus dihadirkan. Jadi poin pentingnya, Pancasila harus dihadirkan nilai-nilainya, bukan hanya sekadar ramai menyebut Pancasila sebagai ideologi atau falsafah saja,” tegas Ma’mun.

 

Penulis: Dinar Meidiana

Tags: MuhammadiyahNasionalUMJ
ShareTweetSendShareShareSend

Artikel Terkait

Wamendikdasmen Apresiasi SDMu Sang Pencerah Metro, Pendaftaran Siswa Baru Sudah Terisi hingga 2032

Wamendikdasmen Apresiasi SDMu Sang Pencerah Metro, Pendaftaran Siswa Baru Sudah Terisi hingga 2032

14 Agustus 2026
Jelang Sidang Tanwir HW 2026, UM Metro Siap Jadi Pusat Konsolidasi Nasional

Jelang Sidang Tanwir HW 2026, UM Metro Siap Jadi Pusat Konsolidasi Nasional

14 Agustus 2026
Gelar Jambore ke-3, MPI PP Ajak Media Afiliasi Muhammadiyah Kuatkan Peran AfiliasiMU di Era Digital

Harus Jadi Produsen Informasi, Dadang Kahmad Ajak Media Kuasai Ruang Digital

12 Agustus 2026
Gelar Jambore ke-3, MPI PP Ajak Media Afiliasi Muhammadiyah Kuatkan Peran AfiliasiMU di Era Digital

Gelar Jambore ke-3, MPI PP Ajak Media Afiliasi Muhammadiyah Kuatkan Peran AfiliasiMU di Era Digital

12 Agustus 2026
Bank BSN Garap Ekosistem Muhammadiyah, Tawarkan Solusi Keuangan Produktif

Bank BSN Garap Ekosistem Muhammadiyah, Bidik Jutaan Anggota dan Amal Usaha

12 Juni 2026
Wamendikdasmen Fajar Silaturahmi ke Pesantren Cintawana, Kenang Pesan dan Jejak Keilmuan Haedar Nashir

Di Wisuda Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon Tasikmalaya, Wamendikdasmen Fajar Dorong Santri Jadi Kader Rabbani yang Mencerahkan

8 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

  • Seputar Tangsel
  • Seputar Banten
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional

Info PDM Tangsel

  • Kajian Bulanan
  • Program Kerja
  • Kegiatan PCM & PRM

Info Persyarikatan

  • Himbauan PP
  • Kegiatan PWM
  • Ortom
  • Daerah
  • Aisyiyah

Tautan Terkait

  • Tokoh
  • Kata Pakar
  • Opini
  • E-Library
  • Muhammadiyah.id
  • Web PP Muhammadiyah

© 2025 tangselmu.id. All right reserved.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Terkini
    • Seputar Tangsel
    • Seputar Banten
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum & kriminal
    • Pendidikan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Sains & Teknologi
    • Kesehatan
    • Lifestyle
  • Info PDM Tangsel
    • Kajian Bulanan
    • Program Kerja
    • Kegiatan PCM & PRM
  • Info Persyarikatan
    • Kabar PP
    • Kabar PWM Banten
    • Ortom
    • Daerah
    • Aisyiyah
  • Tokoh
  • Kata Pakar
  • Opini
  • E-Library

© 2025 Tangselmu.id. All right reserved.