Tangselmu – Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Universitas Muhammadiyah Jakarta (LUKW UMJ) menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke 18 di Jakarta, Sabtu-Ahad, 31 Januari sampai 1 Februari 2026.
Bertempat di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta, UKW Angkatan 18 terselenggara atas kerja sama LUKW UMJ dengan Liranews.com dan Jakartamu.com. Sebanyak 23 wartawan dari berbagai media dan daerah mengikuti uji kompetensi dengan serius dan antusiasme tinggi.
Mereka terdiri dari dua orang jenjang utama, empat orang jenjang madya, dan 17 orang jenjang muda. UKW Angkatan 18 dibuka secara resmi oleh Ketua PWM DKI Jakarta Dr. Akhmad H Abubakar, MM, Sabtu (31/01/2026).
Menurut Abubakar, keberadaan wartawan perlu memerhatikan konsep keumatan yang tercantum dalam QS. Al Zalzalah ayat 7 yaitu ditujukan untuk kebaikan masyarakat, bangsa, dan khususnya umat. “Semoga peserta diberikan kemudahan dan dapat hasil yang memuaskan,” harapnya sesaat sebelum membuka rangkaian UKW Angkatan 18 dengan resmi.
Hal tersebut senada dengan pernyataan Senior Excecutive Vice President Retail and Consumer Risk Bank Syariah Indonesia Firman Jatnika yang turut hadir sebagai mitra UKW Angkatan 18.
Firman mengungkapkan, keberadaan wartawan krusial untuk umat di tengah tekanan investor asing terkait dengan transparansi. Menurutnya, UKW menjadi ajang untuk menambah kapabilitas wartawan sehingga mampu menyajikan dan memberikan informasi sesuai fakta.
Sementara itu, Direktur LUKW UMJ Dr. Tria Patrianti, M.I.Kom., berharap peserta UKW Angkatan 18 menjadi wartawan beretika dan kompeten yang berkontribusi untuk umat.
Seluruh peserta diuji kompetensinya melalui materi uji yang berjumlah kurang lebih 11 materi uji mulai dari Kode Etik Jurnalistik, konferensi pers, wawancara cegat, menulis berita, rapat redaksi, hingga jejaring. Para penguji merupakan wartawan berpengalaman yang telah berkiprah di media nasional.
Usia Senior, Kompetensi Wartawan Muda
Salah satu peserta dengan usia paling tua yaitu Joko Sumpeno berusia 70 tahun. Wartawan dari Liranews.com dan Jakartamu.com ini mengikuti UKW jenjang muda dengan sangat antusias. Hari pertama tampak dirinya melupakan makan siang karena terlalu fokus mengerjakan mata uji.
Joko diketahui berprofesi sebagai wartawan sejak 1988, pernah menjadi wartawan di Forum Keadilan. Alasannya mengikuti UKW di usia 70 tahun cukup sederhana tapi menyentuh.
“Selain saya hobi menulis sejak kecil, mengikuti UKW pada usia 70 tahun adalah karunia dari Allah. Saya merasa ada yang perlu disampaikan lewat tulisan,” ungkapnya.
Satu pelajaran penting yang Joko dapatkan bahwa meskipun tertatih-tatih beradaptasi dengan kemajuan teknologi, tapi ia melihat cakrawala baru. Ia bahkan kerap meminta bantuan peserta lain untuk diajarkan cara mengunggah gambar ke media sosial.
“Kemajuan teknologi adalah keniscayaan yang harus dimanfaatkan untuk menjadikan informasi lebih cepat tapi harus tetap berimbang. Orang tidak bisa menulis sembarangan sesuai keinginan,” tegasnya.
Menurutnya, wartawan perlu mengikuti UKW untuk mengukur kompetensi dan menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas. “Harus dilatih supaya tulisannya tidak suka-suka sendiri karena berita yang ditulis menyangkut kepentingan orang terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan perempuan,” tuturnya.
Peserta lainnya turut memberikan testimoni, yaitu Genta Tenri yang merupakan satu-satunya wartawan perempuan di UKW Angkatan 18. Ia mengikuti uji kompetensi jenjang madya bersama tiga wartawan lainnya.
“Jenjang madya saya pikir akan lebih mudah karena sudah pernah ikut jenjang muda tapi ternyata sama beratnya, apalagi wartawan jenjang utama. Tapi alhamdulillah, semuanya lancar. Terima kasih kepada penyelenggara,” ungkapnya.
Sementara itu Dimas Ryandi, peserta dari jenjang utama mengaku banyak mendapat ilmu dan wawasan baru dari penguji dengan jam terbang nasional dan internasional. Diketahui penguji yang bertugas pada UKW Angkatan 18 Jakarta merupakan wartawan berpengalaman.
Mereka adalah Dr. Asep Setiawan, MA pernah aktif di Metro TV dan BBC London, Dony Kurniawan, M.I.Kom. pernah aktif di SCTV, Hiru R Muhammad, M.I.Kom. pernah di Republika, Dr. Retno Intani pernah di TVRI dan TVMu, serta Dr. Wahyudi M Pratopo yang pernah aktif di The Jakarta Post dan Tempo.
Testimoni tersebut menutup rangkaian UKW Angkatan 18 Jakarta yang diselenggarakan atas kerja sama LUKW UMJ dengan Liranews.com, dan Jakartamu.com. Pada UKW Angkatan 18, sebanyak 23 peserta dinyatakan kompeten. (red.)






